Jenis Kain Tekstil Bahan Pakaian

Pernah tau jenis kain tekstil yang sekarang anda gunakan sebagai bahan pakaian? Jika hendak belanja bahan kain, maka sebaiknya Anda mempelajari dulu beberapa jenis kain yang umum digunakan sebagai bahan pakaian

kain tekstil bahan pakaian

Bagaimana karakteristik dan sifat bahan kain tekstil yang ada, simak tutorial kain busana berikut ini..

JENIS BAHAN KAIN TEKSTIL dan SIFATNYA

 

Kain Rayon

Bahan pakaian jenis rayon ini terbuat dari polimer organik. Dalam industri tekstil, jenis kain rayon dikenal dengan nama rayon viskosa atau sutra buatan. Kain ini biasanya terlihat berkilau dan tidak mudah kusut. Serat rayon memiliki unsur kimia karbon, hidrogen, dan oksigen.

Jenis kain rayon digunakan secara luas dalam industri garmen untuk bahan pakaian dan perlengkapan busana, seperti daster, jaket, jas, pakaian dalam, syal, topi, dasi, kaus kaki, dan kain pelapis sepatu.

Kain jenis rayon ini juga dipakai sebagai kain alas dan pelengkap perabot rumah tangga (seprai, selimut, tirai) dan alat-alat kebutuhan industri (kain untuk perabot rumah sakit, benang ban), serta barang kesehatan pribadi (pembalut wanita dan popok) serta kain batik.

Kelebihan kain rayon:

– tahan kusut
– daya serap tinggi
– halus
– kuat dan tahan lama

Kekurangan kain rayon:

– sangat mudah terbakar
– tidak elastis

 

Kain Sutra (Sutera)

Kain sutra dibuat dari olahan kepompong ulat sutera. Jenis sutra yang paling umum adalah sutra dari kepompong yang dihasilkan larva ulat sutra murbei yang diternak. Sutra memiliki tekstur mulus, lembut, namun tidak licin. Rupa berkilauan yang menjadi daya tarik kain sutra dapat membiaskan cahaya dari berbagai sudut.

Dari segi fisik, kain sutra termasuk golongan kain tekstil mewah. Harga kain sutra pun mahal dan biasa dijahit utk adi busana yang glamour dan bercita rasa tinggi.

kain sutra halus

kain sutra halus

Kelebihan kain sutra:

– daya serap yang cukup baik
– halus dan nyaman dikenakan

Kekurangan kain sutra:

– modah robek karena cenderung tipis
– perlu perhatian khusus dalam hal mencuci dan menyetrika

 

Kain Katun (cotton)

Bahan dasar kain katun adalah serat kapas. Jenis kain katun ada 2 jenis yaitu cotton combed dan cotton carded. Cotton combed memiliki tekstur yang lebih halus jika dibandingkan dengan cotton carded.

Kain katun umumnya dipakai untuk membuat jenis-jenis pakaian seperti kemeja, kaos, blus, celana dan lain-lain.

Kelebihan kain katun:

– mudah menyerap keringat
– kain terasa dingin dan sedikit kaku
– nyaman digunakan

Kekurangan kain katun:

– mudah rusak jika direndam lama dengan detergen
– Mudah berjamur jika terlalu lama dalam keadaan basah
– Warna kain mudah luntur

 

Kain Viscose

Jenis kain viscose biasanya digunakan untuk membuat baju pesta seperti gaun atau gamis. Kain viscose berasal dari serat kayu eucalyptus.

Kelebihan kain viscose:

– Bahan terasa dingin dan lembut dikulit
– Warna yang berkilau dan tidak kaku/jatuh kebawah
– Mudah menyerap keringat

Kekurangan kain viscose:

– Kain akan cepat rusak apabila direndam terlalu lama

 

kain tekstil bahan pakaian

kain tekstil bahan pakaian

 

Kain Polyster

Bahan pakaian dari jenis polyster dibuat dari serat sintetis yang menyerupai biji plastik.

Kelebihan kain polyster:

– kain tidak mudah kusut
– serat kain lebih kuat dan tahan lama

Kekurangan kain polyster:

– terasa panas di kulit
– tidak dapat menyerap keringat
– Noda susah dihilangkan, terlebih minyak
– Tekstur kain kurang lentur

Kain Linen

Jenis kain linen hampir sama dengan kain katun. Hanya saja kain linen memiliki serat yang lebih kuat.

Kelebihan kain linen:

– mudah menyerap keringat
– terasa dingin di kulit

Kekurangan kain linen:

– kain mudah kusut
– warna mudah pudar terlebih jika terlalu sering disetrika

 

Kain Denim/Jeans

Bahan denim adalah bahan jeans, umumnya berwarna biru. Jenis kain ini berserat tebal. Biasa dipakai untuk membuat celana, jaket, tas sekolah.

Kelebihan kain denim:

– tebal dan kuat
– tidak mudah kusut

Kekurangan kain denim:

– Warna cenderung mudah luntur
– Lebih terasa panas dikulit

 

Kain Wool

Bahan kain wool cukup tebal sehingga unggul dalam hal menyerap keringat.

Kelebihan jenis kain wool:

– sangat tebal dan kuat
– Daya serap keringat yang tinggi

Kekurangan kain wool:

– bahan lebih terasa panas di kulit
– Noda sangat sulit dibersihkan karena serat yang tebal

 

Kain Cashmere

Kain cashmere cenderung mahal karena tergolong bahan mewah. Jenis Kain cashmere tampak mewah dan glamor.

Kelebihan kain cashmere:

– mewah dan modern
– halus dan lentur sehingga mudah dirapikan

Kekurangan kain cashmere:

– tidak cocok dipakai saat cuaca panas

 

Kain Spandex

Jenis kain spandex sudah muncul sejak zaman perang dunia. Jenis kain ini cenderung lebih tipis dari kain katun dan lebih elastis. Biasa dipakai untuk membuat pakaian olahraga.

Kelebihan kain spandex:

– halus dan elastis
– daya serap keringat yang tinggi
– mudah dirapihkan

Kekurangan kain spandex:

– bahan mudah kendor karena elastis

 

Kain Jersey

Jenis kain atau bahan jersey kerap digunakan sebagai bahan dasar kaos bola, kaos olah raga murah

Kelebihan kain jersey:

– mudah menyerap keringat
– tekstur kain lembut dan ringan

Kekurangan kain jersey:

– mudah rusak jika terlalu sering disetrika


Sumber

Related Post:

Tagged bahan kain, bahan pakaian, harga kain, harga tekstil, jenis tekstil, kain sutra, kain tekstil, mesin bordir, tekstil, tutorial. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enter Captcha Here : *

Reload Image